Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Mei 2015

Dengarkan Musik Baik Untuk Kesehatan

Siapa sangka hobi yang dimiliki orang banyak ini berdampak baik untuk kesehatan yang tak banyak orang mengetahuinya. Musik tak hanya menggambarkan situasi hati seseorang, musik juga dipakai untuk penyembuhan atau terapi musik yang mengutamakan kemampuan kognitif, penambahan emosional serta tubuh yang sehat. Tapi bagaimana bisa ?

Seperti dikutip Foxnews, Jumat (22/5/2015) para ilmuwan bahkan menyamakan musik dengan obat. Penelitian kecil yang dilakukan University of Pittsburgh ini melibatkan 22 laki-laki dan 6 perempuan ini mengizinkan mereka untuk mendengarkan musik pilihan sendiri setiap hari selama enam hari. Hasilnya cukup menarik. Pasien dengan usia antara 21 dengan usia rata-rata 62,5 tidak mengalami perubahan besar dalam pemeriksaan tekanan darah rata-rata ketika mereka diberi musik melalui headset.

Untuk lebih jelasnya mengapa musik bisa berdampak baik bagi kesehatan, berikut beberapa manfaat dari mendengarkan musik.
  1. Melemaskan otot-otot yang tegangStres dan tekanan sehari-hari memengaruhi kebugaran Anda. Misalnya, Anda menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputer, maka otot-otot di punggung, leher, dan bahu akan tegang. Dengan mendengarkan musik, Anda akan menjadi lebih santai dan otot-otot tegang pun mengendur. 
  2. Mengurangi depresiStudi di Finlandia menunjukkan bagaimana musik bermanfaat untuk pasien dengan kondisi depresi. Musik menstabilkan gelombang otak dan memiliki efek menenangkan. Namun, mendengar musik saja tidak bisa menyembuhkan, harus disertai bernyanyi, yang dapat meningkatkan keberhasilan mengatasi depresi.
  3. Mengatasi sulit tidurSalah satu penyebab insomnia adalah ketidakmampuan membebaskan pikiran-pikiran stres. Namun, musik dapat membantu menenangkan pikiran sehingga tubuh menjadi lebih mudah beristirahat. Mendengarkan musik dengan instrumen yang minimal dan berulang adalah cara terbaik untuk membantu Anda tertidur.
  4. Menyehatkan jantungKetukan ritme musik dapat memengaruhi detak jantung. Jika Anda berada dalam kondisi stres dan sering tertekan, maka akan menimbulkan ketegangan tinggi pada jantung. Oleh karena itu, biarkan diri Anda bebas dari stres dengan mendengarkan musik berirama stabil.
  5. Mengurangi asam lambung dan memperlancar pencernaanBeberapa pakar kesehatan menilai, musik yang tenang dapat mengurangi stress yang menghasilkan asam lambung yang seimbang dan pencernaan yang sehat.
  6. Meringankan rasa sakitSebuah studi dalam jurnal Frontiers in Psychology mendengarkan musik Pop dan Klasik dapat meringankan rasa sakit pada seseorang.
  7. Membantu lebih fokusMenurut studi dari Stanford University School of Medicine 2007 musik membantu seseorang lebih memerhatikan dan menyimpan ingatan ke dalam memori otak lebih baik.

sumber :
beritasehat.com
lifestyle.okezone.com
health.liputan6.com

"Setulus Hati Kami Melayani" 
RSIA Lembayung Husada


jl. A. Yani km. 37,7 Simpang Empat Banjarbaru
Telp : (0511) 4777115/ 4774982 Fax: (0511) 4773280

Senin, 17 November 2014

Si Kecil Demam ? Inilah Beberapa Penanganan Pertamanya

Banyak orang tua yang masih bingung dan gelisah ketika anak sedang mengalami demam. Namun jangan khawatir, ketahuilah terlebih dahulu penanganan pertama agar si kecil terhindar dari demam yang tinggi. Memang pada bulan Oktober sampai November tercatat sudah lebih dari 25 anak yang terkena penyakit demam yang dirawat di RSIA Lembayung Husada Banjarbaru. jadi perlu diwaspadai si kecil terhadap penyakit "mainstream" ini namun sangat berbahaya bila tidak ditangani cepat.

Berikut penanganan pertamanya :
  1. Berikan kompres air hangat, sangat membantu untuk menurunkan panas demam pada si kecil. Kenapa tidak kompres air dingin. Karena kompres air dingin tidak akan menyerap panas tubuh si kecil dan malah membuat anak tambah menggigil yang sebelumnya sudah menggigil akibat demam. Banyak masyarakat yang salah asumsi terhadap kompres air dingin ini. Namun kompres air hangat malah sebaliknya menyerap panas tubuh anak dan memperlancar sirkulasi darah. Berikan kompres air hangat pada daerah yang banyak pembuluh darahnya seperti kepala, ketiak, dan selangkangan (dr. Tjatur Kuat Sagoro).
  2. Berikan obat penurun panas, seperti paracetamol atau ibuprofen. Jadi sediakan sekarang juga ya obat "emergency" ini untuk jaga-jaga kalau si kecil mengalami demam. Namun tetap perhatikan dosis pemakaian. Banyak kalangan orang tua yang sembarangan memberikan dosis obat penurun panas. Dosis parasetamol yang digunakan untuk anak adalah 10 mg/kg BB/per kali pemberian. Dosis ini tidaklah perlu tepat betul, karena sebenarnya dosis yang masih diperbolehkan adalah 10-15 mg/kgBB/per kali pemberian. Parasetamol dapat diberikan maksimal 50 mg/kg BB dalam sehari (5 kali pemberian) dengan jarak antar pemberian minimal 4 jam. Perlu diingat oleh orangtua, apabila demam berlangsung lebih dari 3 hari sebaiknya bawa anak ke dokter untuk diperiksa.
  3. Selalu amati dan periksa temperatur anak setiap 1-2 jam. Langkah ini sangat perlu diperhatikan agar si anak tidak berada dalam bahaya demam. Bila panas anak mencapai 40°Csegeralah bawa ke dokter.
sumber :
health.detik.com
bidanku.com
kiddiecarecentre.com



"Setulus Hati Kami Melayani"

RSIA Lembayung Husada


jl. A. Yani km. 37,7 Simpang Empat Banjarbaru

Telp : (0511) 4777115/ 4774982 Fax: (0511) 4773280

Senin, 10 November 2014

Apakah Kualitas Tidur Anda Selama Ini Baik dan Sehat ?

Tidur, ya. Aktivitas alamiah yang tidak bisa Kita tinggalkan setiap harinya. Memperoleh tidur yang berkualitas tentu sangat berpengaruh pada kehidupan kita dalam aspek kesehatan.

Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan masalah pada berat badan (Obesitas dikarenakan penurunan kadar leptin (hormon pengurang nafsu makan) 15,5% dan peningkatan kadar Ghrelin (hormon peningkat nafsu makan) yang berasal dari penelitian Universitas Wincosin, Amerika Serikat), kemurungan (tidak bersemangat), masalah pada jantung dan bahkan membuat tubuh anda rentan terkena penyakit. Namun kelebihan tidur juga dapat membuat berbagai dampak buruk bagi kesehatan, terutama meningkatnya resiko kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah hasil dari penelitian Kripke, dkk California, Amerika Serikat. Nah, Lantas berapa lama tidur yang sehat dan berkualitas itu ?

Pada Penelitian diatas angka kematian terendah didapatkan pada wanita dan pria yang mempunyai durasi tidur 7 jam sehari, atau lebih tepatnya antara 6,5-7,4 jam per malam. Jadi jelas bahwa tidur yang baik dan berkualitas itu memiliki lama durasi sekitar 7 jam perharinya. Apabila merasa kurang bisa tidur coba lakukan kegiatan kecil seperti berolahraga sedikit, mandi air hangat, secangkir susu atau teh, atau apapun yang bisa membuat Anda merasa rileks.

sumber :
klikdokter.com
duniafitnes.com
fathirhidayat.wordpress.com


"Setulus Hati Kami Melayani"

RSIA Lembayung Husada


jl. A. Yani km. 37,7 Simpang Empat Banjarbaru

Telp : (0511) 4777115/ 4774982 Fax: (0511) 4773280